Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Framing

Sarah Tsunami dan Eka Santosa Bertemu Lagi Usai 19 Tahun Bencana Tsunami Pangandaran 2006

admindestina by admindestina
11/09/2025
in Framing
0
Sarah Tsunami dan Eka Santosa Bertemu Lagi Usai 19 Tahun Bencana Tsunami Pangandaran 2006

destinasiaNews – Suasana haru menyelimuti pertemuan Eka Santosa, mantan anggota DPR RI, dengan Sarah Tsunami, anak angkatnya yang selamat dari tragedi tsunami Pangandaran 2006. Pertemuan itu terjadi di Alam Santosa, Pasirimpun, Kabupaten Bandung, pada Rabu (10/9/2025).

Awalnya, momen mengharukan tersebut bermula dari panggilan video sehari sebelumnya. Saat itu, Eka menerima telepon dari Anda Suteja, mantan Kepala Dusun Golempang, Desa Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Anda lalu mengarahkan kamera ponselnya ke seorang gadis muda.

Baca Juga

Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit

Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad

“Bapak masih ingat sama saya? Saya anak angkat bapak,” sapa gadis itu.

Eka sempat terdiam karena tak mengenali wajah sang gadis. Namun ketika mendengar namanya, Sarah Tsunami, ia langsung terisak haru. “Anak bapak, kumaha kabarna?” ucap Eka sambil menahan air mata.

Keesokan harinya, Sarah benar-benar datang ke Alam Santosa untuk bertemu langsung dengan Eka, yang ia anggap sebagai ayah angkatnya.

Kisah Selamatnya “Bayi Tsunami”

Sarah lahir pada 16 Juli 2006, sehari sebelum tsunami menghantam Pangandaran. Ibunya, Juarsih, yang tunanetra, melahirkannya secara sederhana di Dusun Golempang, Kecamatan Parigi.

Namun, baru 30 jam setelah kelahiran, rumah keluarga mereka dihantam gelombang tsunami setinggi 5–10 meter. Sarah terlepas dari gendongan ibunya dan sempat hilang terbawa arus. Tragedi ini menewaskan 668 orang, 65 hilang, dan ribuan lainnya luka-luka.

Beberapa jam setelah air surut, Kepala Dusun Anda Suteja membantu Juarsih mencari bayinya. Sarah ditemukan masih hidup di Puskesmas Parigi, dikenali dari tanda lahir di kakinya.

Kabar tersebut sampai ke telinga Eka Santosa, yang saat itu tengah meninjau lokasi sebagai anggota DPR RI. Melihat kondisi Sarah yang penuh pasir, Eka tergerak menolong. Atas persetujuan kedua orang tua Sarah, ia memberi nama bayi itu Sarah Tsunami.

Sarah Tsunami perlihatkan kacamata khusus dirinya (+10) yang akan diperiksakan ke RS Mata Cicendo Kota Bandung (Foto: Rivansyah)

Sejak itu, Eka kerap membantu perawatan Sarah, termasuk membawanya berobat ke Bandung. Meski kemudian keluarga Sarah memilih kembali ke Pangandaran, Eka tetap menjaga hubungan dan memfasilitasi kebutuhan Sarah lewat keluarganya yang tinggal di daerah tersebut.

Putus Kontak, Bertemu Lagi

Seiring waktu, komunikasi Eka dan Sarah terputus sejak 2018 karena pergantian nomor telepon serta pandemi COVID-19. Sarah tumbuh besar di Pangandaran, menamatkan sekolah hingga SMKN 2 Pangandaran jurusan Perhotelan dengan nilai memuaskan.

Namun, karena kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas, Sarah sempat pesimis bisa melanjutkan kuliah. Ayahnya kini berusia lebih dari 80 tahun, sementara ibunya bekerja sebagai tukang pijat dan berjualan sayur.

Kerinduan serta tekad untuk melanjutkan pendidikan membuat Sarah kembali mencari Eka. Setelah berhasil terhubung, ia menyampaikan cita-citanya untuk kuliah. Eka pun langsung bergerak.

Jalan Menuju Unpad

Eka menghubungi Prof. Dr. Sc.agr. Yudi Nurul Ihsan, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran. Ia juga berkonsultasi dengan guru BK SMKN 2 Pangandaran untuk memastikan potensi Sarah.

“Alhamdulillah, Sarah akan diterima di FPIK melalui jalur beasiswa. Terima kasih Unpad,” ungkap Eka dengan penuh syukur.

Rencananya, Sarah akan masuk pada tahun ajaran 2026–2027, dengan pilihan program studi Pariwisata Bahari di Sekolah Vokasi Unpad.

Bagi Eka, kisah hidup Sarah adalah tanda kebesaran Allah SWT. “Di balik selamatnya bayi 30 jam itu, pasti ada agenda besar untuk Pangandaran. Kita wajib memberi jalan untuk perjalanan Sarah Tsunami,” ujarnya.

Sementara itu, Sarah pun menegaskan cita-citanya. “Saya ingin menjadikan Pangandaran lebih dari Bali,” katanya penuh percaya diri. Berkali-kali kepada redaksi Sarah Tsunami mengatakan, potensi kepariwisataan dan bahari Kabupaten Pangandaran, belumlah tergali dengan baik. “Saatnya kita garap bersama dengan lebih profesional,” pungkasnya. (HS & RD/SF)

Share234Tweet146SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit
Framing

Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit

27/02/2026
Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad
Framing

Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad

27/02/2026
Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw
Framing

Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

25/02/2026
Kodim 0618/KB Gelar Karya Bhakti Bersih Sampah Lingkungan di Wilayah Tamansari
Framing

Kodim 0618/KB Gelar Karya Bhakti Bersih Sampah Lingkungan di Wilayah Tamansari

08/02/2026
Next Post
The New Mazda CX-60 Sport Diperkenalkan di Kota Medan, Sumatra Utara

The New Mazda CX-60 Sport Diperkenalkan di Kota Medan, Sumatra Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Media Iftar Gathering 2026, Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan “Ramadhan Night of Persia”

Media Iftar Gathering 2026, Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan “Ramadhan Night of Persia”

04/03/2026
Varian Baru dari Toyota, New Veloz Hybrid EV

Varian Baru dari Toyota, New Veloz Hybrid EV

27/02/2026
Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit

Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit

27/02/2026
Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad

Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad

27/02/2026
Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

25/02/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In