destinasiaNews – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Jawa Barat gelar Turnamen Tenis Piala PELTI Jabar 2026, berlangsung mulai tanggal 10 hingga 12/4/2026 di Lapang Tenis Outdoor Caringin, Kota Bandung. Resmi dibuka pada Jumat, 10/4/2026.
Kejuaraan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong pembinaan atlet tenis sekaligus memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Jawa Barat.
Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua KONI Provinsi Jawa Barat Prof. Dr. H.M. Budiana, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Dr. Heri Antasari, S.T., MTDev, serta unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan olahraga lainnya.
Selain itu, hadir pula perwakilan Kapolda Jawa Barat yang diwakili Dirlantas, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung diwakili Sekdis Hendy Maulana Yusup, S.T., M.A.P., Ketua KONI Kota Bandung Dr. Nuryadi, M.Pd., jajaran pengurus PELTI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, para sponsor dan berbagai institusi terkait serta para undangan lainnya.

Turnamen Tenis Piala PELTI Jabar 2026 mempertandingkan tiga kategori: 1. Kategori ASN, TNI, POLRI; 2. Kategori Atlet Prestasi dan 3. Kategori Pengurus PELTI. Dari tiga simulasi itu, untuk babak pertama menggunakan skema round robin (setengah kompetisi) dan babak selanjutnya menggunakan knock out (sistim gugur).
Turnamen ini disambut antusias para pengurus PELTI daerah, tercatat sebanyak 22 kontingen dari Kabupaten dan Kota se- Jawa Barat antara lain: Kab Bogor, Kab. Purwakarta, Kab. Bandung Barat, Kab. Majalengka, Kota Banjar, Kab. Kiuningan, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kab. Sumedang, Kota Bekasi, Kab Garut, Kab Cirebon, Kab. Sukabumi, Kab Karawang, Kab Subang, Kota Bandung, Kab. Bekasi, Kota Cirebon, Kab. Pangandaran termasuk Pengprov PELTI Jawa Barat turut serta dalam kompetisi ini.
Hal ini menjadikan momentum koordinasi persiapan jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat yang akan digelar pada bulan November 2026 yang akan datang ditempat yang sama.
Ketua Umum Pengprov PELTI Jawa Barat, Kolonel Infanteri M. Arief Suryandaru, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.

“Melalui turnamen ini, kami berharap lahir atlet-atlet tenis berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Turnamen ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, salah satunya dari Artha Graha Peduli sebagai sponsor utama dalam menyukseskan terselenggaranya kegiatan, jelas Ketua Umum Pengprov PELTI Jawa Barat, Kolonel Infanteri M. Arief Suryandaru.
Mewakili Artha Graha Peduli, Husein Jayalaksana bersama pimpinan Bank Artha Graha Cabang Asia Afrika Uci Kasmara beserta jajaranya menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bentuk komitmen dalam mendukung berbagai kegiatan positif di masyarakat termasuk di bidang olahraga.
“Ke depan kami berharap dapat terus bekerja sama untuk mendukung berbagai kegiatan positif, termasuk olahraga. Karena melalui olahraga, masyarakat bisa menjadi lebih sehat,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap Turnamen Tenis Piala PELTI Jawa Barat 2026 merupakan bagian dari kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Tidak hanya berfokus pada olahraga, Artha Graha Peduli juga aktif di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Program sosial yang rutin dijalankan meliputi sembako murah dan pasar murah yang digelar secara berkelanjutan pada berbagai momentum, seperti Natal dan Tahun Baru, Ramadan, hingga Imlek. Program tersebut melibatkan jaringan luas dari berbagai unit usaha di bawah naungan Artha Graha.
“Meski kami bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, kami tetap mendukung kegiatan olahraga. Sebelumnya kami juga pernah mendukung berbagai event, termasuk kompetisi sepak bola antar santri,” tambahnya.
Dorong Tenis Lebih Merakyat
Dalam konteks turnamen ini, dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu menunjang penyelenggaraan kegiatan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Artha Graha Peduli juga menaruh harapan besar terhadap perkembangan olahraga tenis di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Mereka mendorong agar tenis tidak lagi identik dengan kalangan tertentu saja, melainkan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Harapannya, olahraga tenis bisa lebih merakyat dan berkembang. Tidak hanya di kalangan menengah ke atas, tapi juga bisa dinikmati oleh semua kalangan,” ungkap Husein.
Selain itu, organisasi olahraga seperti PELTI didorong untuk terus menghadirkan program yang inovatif dan berkelanjutan guna memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, Turnamen Tenis Piala PELTI Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan sejahtera. (HRS/SA/dtn).










