Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healty & Sporty

AVES SPC Ultah ke-54, Komitmen Mas Dodot Lahirkan Atlet Terjun Payung Kelas Dunia

admindestina by admindestina
09/01/2024
in Healty & Sporty
0
AVES SPC Ultah ke-54, Komitmen Mas Dodot Lahirkan Atlet Terjun Payung Kelas Dunia

destinasiaNews – Pelopor perkumpulan terjun payung asal Kota Bandung AVES Sports Parachute Club (AVES SPC) menggelar syukuran Hari Jadi ke 54, di Warung Laos Jalan Dago Golf  Nomor 90 Kabupaten Bandung, Sabtu, 29/7/2023. Barang tentu ini sebuah peristiwa menarik di Kota Bandung yang tak pernah berhenti melahirkan sejumlah kebaruan dan inovasi di segala bidang.

“54 tahun bukan merupakan usia yang muda, tetapi belum pantas juga, jika dipandang sebagai usia tua. Sungguh mulia jika kita semua menyempatkan berkumpul, bersilaturahmi, bernostalgia dan berbagi petualangan dalam menembus awan. Diskusi bersama, demi menyongsong masa-masa depan, serta memberikan dukungan kepada generasi penerus AVES SPC,” kata Ketua AVES SPC Muljo Widodo Kartijo yang akrab disapa Mas Dodot saat helatan ulang tahun organisasinya. 

Baca Juga

Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan Tundukkan Jurnalis dalam Tenis Persahabatan, Pererat Sinergi TNI dan Media

Merayakan Ulang Tahun ke-7 Swiss-Belresort Dago Heritage, Menggelar “7 Wonders” Charity Golf Tournament

Pada acara tersebut tampak hadir para pendiri AVES SPC, jajaran pengurus, senior dan junior, termasuk perwakilan dari TNI AU Lanud Husein Sastranegara, serta undangan lainnya.

Sekilas, dalam kurun waktu 54 tahun AVES SPC, kiprahnya pada dunia dirgantara olahraga terjun payung, patut dibanggakan. Pasalnya, ia telah melahirkan atlet-atlet handal, dan segudang prestasi lainnya yang  diraihnya di dalam maupun luar negeri. Organisasi peterjun sipil AVES SPC inipun telah banyak melahirkan beberapa club terjun payung di Indonesia, salah satunya Mataram Parashute Club Yogya.

Kepada awak media Mas Dodot berkisah tentang cikal bakal berdiri organisasi ini sejak 29 Juli 1969 di Kota Bandung, “ini klub terjun payung sipil pertama di Indonesia besutan TNI AU dan hingga saat ini sudah memiliki anggota lebih dari 200 orang.”

Lebih lanjut kata Mas Dodot, di antara mereka yang hadir ini yang kini usianya rata-rata di atas 50 atau 60 tahunan, mereka ini masih banyak yang aktif melakukan terjun payung, “setidaknya menjadi pembina, maupun pelatih para atlet,” ujarnya dengan menambahkan – “Salah satu anggota tertua, itu Pak Aswin, usianya 80-an, hadir disini. Dia masih mau loncat lagi (terjun payung -red).”

Masih kata Mas Dodot, pihaknya akan tetap fokus serta berkomitmen untuk terus mengayomi, memajukan, mendukung serta mengembangkan olahraga terjun payung agar diminati di kalangan masyarakat Indonesia khususnya Jawa Barat,”optimis akan lahir atlet terjun payung kelas dunia dari Indonesia,” paparnya.

Menurut Mas Dodot pula, setiap tahun peminat menjadi anggota AVES SPC selalu ada. Para peminat itu berasal dari berbagai lapisan masyarakat, ”kebanyakan dari kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Materi awal untuk terjun payung sipil,  ini biasanya untuk para junior, “latihan lebih banyak menganalisa aspek dari terjun payung, orientasi pemahaman terjun, melakukan gerakan maju,  melakukan penguasaan pelayangan, konsolidasi, berputar dan berpegang, konsolidasi dan melakukan back loops dan tracking, itu yang kita praktikkan dan instrukturnya para senior AVES sendiri,” ujar Mas Dodot.

Ketika itu (2008), AVES SPC pernah berjaya pada nomor canopy formation dan accuracy landing di Indonesia bahkan di luar negeri, kenang Mas Dodot. –“ saat ini kami punya dua tim untuk kedua nomor ini, yang satu sedang belajar di Perancis untuk persiapan PON XXI/2024 yang akan datang dan jadi andalan kami,” jelasnya.

Mahal vs Kreativitas

Disinggung tentang keberadaan para instruktur terjun payung, menurut Mas Dodot kerapkali ada yang mengikuti training tidak hanya di Indonesia, bahkan harus pergi ke luar negeri, “ya, untuk mempelajari teknik terjun payung lebih rinci di sana, mengkaji dan praktik atas sejumlah peralatan, serta mengetahui standar prosedur mutakhir lainnya.

Diakui olahraga terjun payung ini termasuk kegiatan yang memerlukan biaya mahal. Menurut Mas Dodot pula, harapannya ada dukungan dari pemerintah, terkait pengadaan sarana dan fasilitas latihan rutin lainnya.

Menutup perbincangan ini dengan nada semi seloroh ia mengatakan: “Inginnya, kita itu harus punya pesawat terbang sendiri, landasan pacu sendiri?! Lalu, memangnya saya harus minta tolong ke Elon Musk pula? Ya, nggak bisa lah. Justru, kita harus kreatif dan mau berkolaborasi dengan semua kalangan. Yakin dengan azas silaturahim dan gotong-royong, semua bisa kita wujudkan, di antaranya melahirkan atlet terjun kelas dunia,” pungkas Mas Dodot. (HRS/HS/dtn)

Share234Tweet146SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan Tundukkan Jurnalis dalam Tenis Persahabatan, Pererat Sinergi TNI dan Media
Healty & Sporty

Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan Tundukkan Jurnalis dalam Tenis Persahabatan, Pererat Sinergi TNI dan Media

15/01/2026
Merayakan Ulang Tahun ke-7 Swiss-Belresort Dago Heritage, Menggelar “7 Wonders” Charity Golf Tournament
Healty & Sporty

Merayakan Ulang Tahun ke-7 Swiss-Belresort Dago Heritage, Menggelar “7 Wonders” Charity Golf Tournament

11/12/2025
Chery Indonesia Bersama NPC Indonesia Melepas Keberangkatan Atlet Muda Menuju Asian Youth Para Games 2025 di Dubai
Healty & Sporty

Chery Indonesia Bersama NPC Indonesia Melepas Keberangkatan Atlet Muda Menuju Asian Youth Para Games 2025 di Dubai

06/12/2025
Sinergi TNI Dengan Insan Media, Dalam Upaya Mempererat Silaturahmi, Gelar Laga Persahabatan Mini Soccer
Healty & Sporty

Sinergi TNI Dengan Insan Media, Dalam Upaya Mempererat Silaturahmi, Gelar Laga Persahabatan Mini Soccer

02/12/2025
Next Post
Ukir Sejarah Baru, Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Diikuti 27.000 Pelari Dari Seluruh Indonesia

Ukir Sejarah Baru, Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Diikuti 27.000 Pelari Dari Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Media Iftar Gathering 2026, Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan “Ramadhan Night of Persia”

Media Iftar Gathering 2026, Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan “Ramadhan Night of Persia”

04/03/2026
Varian Baru dari Toyota, New Veloz Hybrid EV

Varian Baru dari Toyota, New Veloz Hybrid EV

27/02/2026
Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit

Kasad: Masjid Bukan Hanya Sarana Ibadah, tetapi Tempat Berkumpul dan Membina Karakter Prajurit

27/02/2026
Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad

Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan di Bulan Suci, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kodiklatad

27/02/2026
Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

25/02/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In