destinasiaNews — Pertemuan alumni bertajuk 45 Tahun Alumni ‘Lapansa’ Menwa Yon XI IKIP/UPI Angkatan 1981 digelar di Kompleks Brigif XV, Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi yang rutin dilakukan oleh alumni Menwa Yon XI IKIP/UPI Angkatan 1981. “Untuk kesekian kalinya kami mengadakan temu silaturahmi alumni,” ujar Dr. Asep Sukendar, M.Pd., yang juga merupakan konsultan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi Cimahi.
Menurut Asep, pertemuan kali ini dihadiri secara terbatas dulu, terutama oleh para pelatih saat pendidikan dan latihan (diklat) Menwa Yon XI angkatan 1981. Ia mengungkapkan, diklat pada masa itu berlangsung cukup panjang, yakni hampir satu tahun dengan sistem pelaksanaan bertahap setiap akhir pekan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Umardjani Martasuta, mantan Komandan Batalyon (Danyon) XI IKIP Bandung era 1970-an. “Angkatan ini memiliki masa diklat yang panjang, dilakukan secara bertahap. Dari sekitar 120 peserta awal, tersisa sekitar 90 orang setelah proses seleksi,” jelasnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang mengenang perjalanan dan pengalaman selama mengikuti diklat. Asep berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga wadah berbagi pengalaman dan kontribusi. “Semoga pertemuan ini tak sekadar bertemu,” ujarnya.
Kejutan dan Rencana Lanjutan
Di sela kegiatan, suasana semakin hangat dengan adanya kejutan dari Umardjani Martasuta yang memberikan hadiah berupa foto kenangan lama kepada Asep Sukendar. Ia juga membagikan gantungan kunci bergambar foto masing-masing peserta.

“Bagi yang belum kebagian, silakan kirimkan foto untuk dibuatkan,” katanya yang disambut antusias para peserta.
Sementara itu, panitia kegiatan, Asher Azzara Runa dan Endang Rachmat, menyampaikan bahwa ke depan pertemuan serupa akan dikemas lebih terprogram.
“Beberapa rekan dari berbagai angkatan menginginkan kegiatan seperti ini dikembangkan dengan program yang lebih terarah dan bermanfaat, terutama bagi dunia pendidikan yang saat ini punya dinamika khas serta penuh tantangan,” ujar pungkas Endang. (HS & HRS/dtn).










