Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Framing

Habiburokhman: HMI Harus Jadi Lumbung Kader Strategis Indonesia Emas 2045

admindestina by admindestina
03/05/2026
in Framing
0
Habiburokhman: HMI Harus Jadi Lumbung Kader Strategis Indonesia Emas 2045

Rangkaian acara Dr. Habiburokhman, S.H., M.H dalam Forum Silaturahmi Akbar KAHMI dan FORHATI Kabupaten Bandung, berlangsung di Hotel Puri Khatulistiwa, Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu, (2/5/2026). (Foto: Ist)

destinasiaNews – Optimisme menuju visi Indonesia Emas 2045 kembali digaungkan dari ruang pertemuan di Hotel Puri Khatulistiwa, Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Di hadapan ratusan kader dan alumni HMI, KAHMI dan FORHATI, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, yang juga Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H., menyampaikan pesan tegas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak cukup hanya bertahan sebagai organisasi mahasiswa, HMI harus bertransformasi menjadi lumbung kader strategis bagi masa depan bangsa.

Baca Juga

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

Dalam forum Silaturahmi Akbar KAHMI dan FORHATI Kabupaten Bandung, Sabtu, (2/5/2026), Habiburokhman menekankan bahwa waktu menuju Indonesia Emas 2045 semakin dekat, hanya sekitar dua dekade lagi.

Menurut Habiburokhman, keberhasilan Indonesia mencapai puncak kejayaan di usia seabad kemerdekaan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berintegritas.

“HMI punya sejarah panjang melahirkan pemimpin lintas sektor, tapi ke depan, tantangannya jauh lebih kompleks, transformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman dalam kesempatan ini memaparkan empat pilar utama yang harus menjadi arah gerak HMI ke depan.

Pertama, peningkatan kualitas SDM, bukan hanya cerdas akademik, tetapi juga progresif dan sistematis dalam berpikir. Kedua, pembangunan berkelanjutan yang menuntut kader peka terhadap isu lingkungan dan ekonomi inklusif. Ketiga, penguatan demokrasi dan stabilitas melalui peran nyata alumni di berbagai sektor strategis. Keempat, memastikan HMI tetap menjadi “rumah perjuangan” yang kokoh bagi calon pemimpin bangsa.

Menurut Habiburokhman pembangunan berkelanjutan tidak bisa dicapai secara instan.

Habiburokhman menyinggung pentingnya kesinambungan kebijakan lintas pemerintahan, sekaligus mengingatkan bahwa perubahan arah yang terlalu drastis justru dapat menghambat kemajuan nasional.

Namun, jalan menuju 2045 tidak tanpa hambatan, Habiburokhman menyoroti fenomena post-truth dan politik instan yang kian menguat.

Habiburokhman mengingatkan bahwa arus informasi yang bias dan dangkal berpotensi melemahkan fondasi intelektual dan ideologis kader.

“HMI tidak boleh terjebak dalam romantisme gerakan masa lalu, HMI harus menjadi gerakan rakyat yang menyuarakan kebenaran berbasis argumentasi kuat, bukan sekadar ikut arus,” tegas Habiburokhman.

Habiburokhman juga menolak pendekatan kekuasaan yang represif sebagai jalan pintas pembangunan, menurutnya, stabilitas tetap harus dijaga melalui demokrasi yang sehat, bukan melalui “tangan besi” yang berisiko merusak tatanan jangka panjang.

Dalam refleksi yang lebih personal, Habiburokhman menyebut HMI sebagai “rumah pulang”, tempat berdialog tanpa sekat kepentingan.

Habiburokhman menegaskan, kekuatan HMI justru terletak pada karakter inklusifnya yang tidak sektarian, serta jejaring alumni yang tersebar di berbagai lini kekuasaan dan profesi.

“Di HMI, kita bisa berbeda tanpa harus terpecah, ini kekuatan yang tidak dimiliki banyak organisasi lain,” ungkap Habiburokhman

Habiburokhman juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas kaderisasi, kekhawatiran akan penurunan kualitas HMI menjadi alarm serius, mengingat organisasi ini selama puluhan tahun menjadi salah satu pilar lahirnya pemimpin nasional.

Menyinggung dinamika politik nasional, Habiburokhman menggarisbawahi, kepemimpinan bersifat sementara, sedangkan kaderisasi adalah proses jangka panjang.

Habiburokhman menilai, siapapun pemimpin hari ini, termasuk Presiden Prabowo Subianto memiliki batas waktu kekuasaan, karena itu, estafet kepemimpinan harus dipersiapkan sejak sekarang melalui organisasi kader seperti HMI, “Kalau bukan HMI yang menyiapkan, lalu siapa lagi?” ujarnya.

Dengan sisa waktu kurang dari dua dekade, Indonesia dituntut bergerak cepat namun tetap terarah.

Habiburokhman menutup paparannya dengan pesan reflektif, militansi kader HMI yang dikenal dengan semangat “Yakusa” atau “Yakin Usaha Sampai” harus naik kelas, tidak hanya kuat secara jumlah, tetapi juga unggul dalam kualitas dan gagasan.

“HMI harus menjadi jangkar stabilitas sekaligus motor perubahan, jika itu terwujud, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi, tetapi keniscayaan,” pungkas Habiburokhman. (*Red)

Share234Tweet146SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara
Framing

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara

23/09/2026
Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU
Framing

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

22/09/2026
Kaukus Ketokohan Jabar: Bambang Hendroyono Sosok Tepat Pimpin Kementerian Kehutanan
Framing

Kaukus Ketokohan Jabar: Bambang Hendroyono Sosok Tepat Pimpin Kementerian Kehutanan

11/09/2026
Perkara Fei Febriyanti SR, Kuasa Hukum Gazi Luthfi Pertanyakan Hasil Audit
Framing

Perkara Fei Febriyanti SR, Kuasa Hukum Gazi Luthfi Pertanyakan Hasil Audit

08/09/2026
Next Post
Tak Mau Kalah Saing, UMKM TRIBLEEFOOTWEAR Percantik Stand untuk Bazar Persit

Tak Mau Kalah Saing, UMKM TRIBLEEFOOTWEAR Percantik Stand untuk Bazar Persit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LEPAS Ajak Pengguna Global Berbagi Cerita tentang Makna Elegansi melalui #MyEleganceMoment

LEPAS Ajak Pengguna Global Berbagi Cerita tentang Makna Elegansi melalui #MyEleganceMoment

20/10/2026
Arista Group Resmi Buka Diler BYD & DANZA di 20 Titik Strategis, Berdiri Megah Arista PIK 2 Menjadi yang Terbesar

Arista Group Resmi Buka Diler BYD & DANZA di 20 Titik Strategis, Berdiri Megah Arista PIK 2 Menjadi yang Terbesar

20/10/2026
Persib Comeback Dramatis 3-1 di Bangkok, IWP DPRD Jabar Gelar Nobar di Rooftop

Persib Comeback Dramatis 3-1 di Bangkok, IWP DPRD Jabar Gelar Nobar di Rooftop

09/10/2026
LEPAS Perluas Pengalaman Premium Lifestyle Mobility di Jakarta melalui LEPAS Asco Fatmawati

LEPAS Perluas Pengalaman Premium Lifestyle Mobility di Jakarta melalui LEPAS Asco Fatmawati

08/10/2026
Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Semarang 2026

Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Semarang 2026

03/10/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Health
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In