Rabu, September 23, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Health

UKK Kardiologi IDAI Bersama IDAI Cabang NTT Gelar Pemeriksaan Ekokardiografi Anak Secara Gratis di Waikabubak, Sumba Barat

admindestina by admindestina
22/09/2026
in Health
0
UKK Kardiologi IDAI Bersama IDAI Cabang NTT Gelar Pemeriksaan Ekokardiografi Anak Secara Gratis di Waikabubak, Sumba Barat

destinasiaNews, WAIKABUBAK NTT — Di tengah bentang savana yang luas dan deburan ombak laut Sumba, sebuah harapan baru berdenyut bagi masa depan kesehatan anak-anak Nusa Tenggara Timur. Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan IDAI Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat mengadakan kegiatan Bakti Sosial bertajuk Deteksi Dini Penyakit Jantung dan Status Antropometri pada Anak di Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur sepanjang akhir pekan ini. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat- Minggu 18-20 September 2026 ini berpusat di RSUD Waikabubak dan menjadi oase bagi keluarga yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan jantung anak yang spesifik.

Sepanjang kegiatan, lebih dari 100 anak dari berbagai desa di Sumba Barat mendapatkan pemeriksaan ekokardiografi secara gratis. Pemeriksaan ini merupakan standar emas untuk melihat struktur dan fungsi jantung secara langsung, mendeteksi kelainan bawaan (kongenital) maupun didapat (seperti penyakit jantung rematik) sejak stadium paling awal.

Baca Juga

Kongres ACPID ke-12 2026 Resmi Digelar di Bandung, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Anak Asia

Prodia Gelar “She Thrives” di Bandung, Ajak Perempuan Berani Deteksi Dini Kesehatan

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin ilmiah IDAI melainkan sebuah misi kemanusiaan. Fokus utamanya adalah memperkuat sistem deteksi dini penyakit jantung pada anak, sebuah langkah krusial yang sering kali terlewatkan karena keterbatasan fasilitas dan tenaga ahli di daerah. Melalui kolaborasi lintas wilayah ini, para dokter spesialis anak dari UKK Kardiologi IDAI dari berbagai penjuru Indonesia bahu-membahu dengan para dokter dan tenaga kesehatan lokal untuk memastikan tidak ada lagi anak yang terlambat mendapatkan penanganan.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K) menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah-wilayah penting seperti Sumba Barat merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen IDAI untuk melayani anak-anak Indonesia. “kami di IDAI akan terus mengedukasi masyarakat dan memberikan pelayanan langsung kepada anak-anak Indonesia, termasuk di berbagai wilayah Indonesia dan kepulauan.”

Dr. Piprim juga menyoroti bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam kesehatan anak, termasuk tingginya angka kematian bayi dan balita, rendahnya cakupan imunisasi, serta masalah stunting dan gizi buruk. Oleh karena itu, kehadiran IDAI di wilayah-wilayah seperti NTT bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan pencegahan sejak dini.

Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi IDAI, Dr Rizky Adriansyah, M.Ked(Ped)., Sp.A, Subsp Kardio(K) menekankan bahwa deteksi dini penyakit jantung pada anak sangat krusial untuk keselamatan pasien. Menurutnya, anak dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) harus dikenali lebih awal agar dapat dirujuk dan ditangani secara tepat.

“Anak dengan PJB harus dikenali lebih awal agar dapat dirujuk dan ditangani secara tepat. Deteksi dini sangat krusial untuk keselamatan pasien,” tegas dr. Rizky.

Dr. Rizky juga mengungkapkan bahwa setiap tahunnya sekitar 50 ribu bayi di Indonesia lahir dengan kasus penyakit jantung bawaan. Namun, angka deteksi dini masih tergolong rendah karena banyak fasilitas kesehatan di daerah belum memiliki alat maupun tenaga ahli yang memadai.

“Banyak orangtua tidak menyadari bahwa gejala seperti sesak napas, kesulitan makan, atau berat badan yang tidak naik berkaitan dengan kelainan jantung,” ujar dr Rizky. Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas dan dokter subspesialis jantung anak di seluruh Indonesia.

Ketua IDAI Cabang Nusa Tenggara Timur, Dr Woro Indri Padmosiwi, Sp.A menyatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di Sumba Barat ini merupakan bagian dari program rutin tahunan IDAI Cabang NTT. Mengingat Provinsi NTT adalah provinsi kepulauan, IDAI Cabang NTT secara konsisten memilih satu wilayah untuk pelaksanaan bakti sosial setiap tahunnya, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki kebutuhan kesehatan anak yang tinggi.

“Kami memilih wilayah-wilayah seperti Sumba karena aksesnya masih terbatas dan angka stunting cukup tinggi. Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, karena kami ingin memastikan anak-anak di NTT mendapatkan hak kesehatan yang sama,” ujar dr. Woro.

Dr. Woro juga menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial IDAI Cabang NTT melibatkan dokter spesialis anak dari berbagai kabupaten di NTT, serta bekerjasama dengan puskesmas dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan keberlanjutan program. Dalam kegiatan Deteksi Ekokardiografi anak di Waikabubak kali ini, IDAI didukung oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat drngan kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat dan Direktur RSUD Waikabubak.

Penyakit jantung pada anak sering kali datang tanpa gejala yang jelas. Keluhan sesak napas, mudah lelah, atau bahkan batuk pilek yang tak kunjung sembuh bisa jadi merupakan tanda bahaya yang tersembunyi. Di wilayah dengan akses transportasi dan fasilitas kesehatan yang menantang seperti Sumba Barat, deteksi dini menjadi penentu antara kesempatan hidup dan risiko komplikasi yang fatal.

Namun, misi pengabdian ini tidak berhenti pada pemeriksaan pasien semata. IDAI menyadari bahwa keberlanjutan adalah kunci. Oleh karena itu, paralel dengan pemeriksaan gratis, tim UKK Kardiologi IDAI juga menggelar pelatihan intensif bagi para tenaga medis kesehatan di Kabupaten Sumba Barat. Pelatihan ini mencakup kemampuan dasar mendeteksi penyakit jantung pada anak, interpretasi hasil pemeriksaan dasar, serta manajemen awal kegawatdaruratan jantung.

“Tujuannya pengabdian sosial ini bagi kami tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga rekan sejawat kami, dengan meninggalkan jejak pengetahuan yang mumpuni bagi para dokter dan perawat lokal. Dengan demikian, para tenaga kesehatan di Sumba Barat telah diperlengkapi untuk menjadi garda terdepan dalam mendeteksi kasus serupa di masa depan. Ini adalah bentuk pemberdayaan yang sesungguhnya, membangun kemandirian kesehatan dari hulu,” terang dr Rizky.

Selain pemeriksaan jantung, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pemantauan status antropometri atau pertumbuhan anak. Pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala menjadi bagian tak terpisahkan dari skrining kesehatan menyeluruh. Ini karena malnutrisi dapat memperburuk kondisi penyakit jantung, dan sebaliknya, penyakit jantung kronis dapat menghambat tumbuh kembang anak. Pendekatan holistik inilah yang menjadi ciri khas pelayanan  IDAI.

Kolaborasi antara UKK Kardiologi IDAI Pusat dan IDAI Cabang NTT ini adalah bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor dapat mengatasi tantangan geografis yang berat. Kegiatan yang berlangsung di RSUD Waikabubak ini telah menyalakan kembali semangat para tenaga kesehatan lokal dan memberikan ketenangan bagi keluarga di Sumba Barat.

“IDAI berkomitmen untuk terus mengawal program-program serupa di daerah-daerah terpencil lainnya di Indonesia seraya berkolaborasi dengan pemerintah setempat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pemangku kepentingan untuk terus berinvestasi dalam kesehatan anak, karena setiap detak jantung anak yang sehat adalah detak masa depan bangsa,” tutup Dr Piprim.

Tentang IDAI:

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) adalah organisasi profesi yang menaungi lebih dari 6 ribu dokter spesialis anak dan subspesialis anak di seluruh Indonesia. IDAI berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan anak Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta advokasi kebijakan kesehatan anak. (AKP/Rls/dtn)

Share234Tweet146SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

Kongres ACPID ke-12 2026 Resmi Digelar di Bandung, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Anak Asia
Health

Kongres ACPID ke-12 2026 Resmi Digelar di Bandung, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Anak Asia

16/08/2026
Prodia Gelar “She Thrives” di Bandung, Ajak Perempuan Berani Deteksi Dini Kesehatan
Health

Prodia Gelar “She Thrives” di Bandung, Ajak Perempuan Berani Deteksi Dini Kesehatan

25/05/2026
Next Post
Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepercayaan Konsumen terhadap Kendaraan Energi Baru Meningkat: ATTO 1 Jadi Mobil Terlaris Nasional, M6 DM Pimpin Segmen DM

Kepercayaan Konsumen terhadap Kendaraan Energi Baru Meningkat: ATTO 1 Jadi Mobil Terlaris Nasional, M6 DM Pimpin Segmen DM

22/09/2026
Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

22/09/2026
UKK Kardiologi IDAI Bersama IDAI Cabang NTT Gelar Pemeriksaan Ekokardiografi Anak Secara Gratis di Waikabubak, Sumba Barat

UKK Kardiologi IDAI Bersama IDAI Cabang NTT Gelar Pemeriksaan Ekokardiografi Anak Secara Gratis di Waikabubak, Sumba Barat

22/09/2026
Garnisun Tetap II/Bandung Gelar Open Tournament Catur Piala Panglima TNI

Garnisun Tetap II/Bandung Gelar Open Tournament Catur Piala Panglima TNI

20/09/2026
LEPAS Perluas Jaringan di Surabaya, Hadirkan Pengalaman Premium Lifestyle Mobility melalui ASCO Jemursari

LEPAS Perluas Jaringan di Surabaya, Hadirkan Pengalaman Premium Lifestyle Mobility melalui ASCO Jemursari

19/09/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Health
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In