Sabtu, September 5, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Framing

Menbud Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Perlindungan Warisan Budaya Dunia di Tengah Ancaman Konflik dan Bencana

admindestina by admindestina
28/04/2025
in Framing
0
Warisan Dunia

Menbud Fadli Zon saat memberikan sambutan. (Foto: Iwan)

DESTINASIA – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan pentingnya perlindungan warisan budaya dunia di tengah ancaman bencana alam dan konflik bersenjata global yang kian meningkat. Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Hari Warisan Dunia di Gedung Merdeka, Bandung, Senin (28/4/25). Acara yang juga rangkaian dari peringatan 70 tahun Konperensi Asia Afrika (KAA).

Dalam paparannya, Fadli Zon mengungkapkan bahwa warisan budaya, baik berupa situs fisik, memori kolektif, maupun nilai-nilai luhur merupakan jembatan hidup antar generasi dan antarbangsa. Ia mengingatkan bahwa tema Hari Warisan Dunia tahun ini, “Heritage under Threat from Disaster and Conflict”. Tema yang mengajak masyarakat global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlangsungan warisan budaya di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

Baca Juga

Lewat Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”, BNN Jabar Gaungkan Perang Lawan Narkoba

TNI AU Peduli: Salurkan Bantuan dari Lanud Husein Sastranegara untuk Korban Bencana NTT

“Ketegangan global, konflik bersenjata, dan perang membawa dampak langsung terhadap kesejahteraan warisan dunia. Kita menyaksikan tragedi yang terjadi di Palestina, di mana ratusan situs bersejarah hancur akibat agresi militer,” ujarnya.

Fadli menilai penghancuran situs-situs budaya di Palestina sebagai bentuk cultural genocide — penghancuran sistematis terhadap identitas dan memori kolektif sebuah bangsa. Ia juga menegaskan konsistensi sikap Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina sejak masa awal kemerdekaan hingga saat ini.

Kebudayaan Nasional dan Perintah Konstitusi

Pada konteks nasional, Fadli mengingatkan kembali amanat konstitusi yang tercantum dalam Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945. Pasal yang menugaskan negara untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.

“Negara harus aktif memajukan budaya nasional, bukan sekadar membiarkannya. Ini perintah konstitusi yang bersifat imperatif,” ungkapnya.

Ia menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi warisan budaya nasional, mulai dari risiko kebakaran di situs cagar budaya, erosi akibat aktivitas alam. Hingga tekanan pariwisata massal dan pembangunan yang tidak mempertimbangkan keberlanjutan.

Masih menurutnya, Indonesia saat ini memiliki enam warisan budaya dunia, empat warisan alam dunia, serta 18 situs yang sedang diajukan untuk masuk dalam daftar sementara (tentative list) UNESCO. Selain itu, Indonesia juga mencatatkan 2.213 warisan budaya tak benda di tingkat nasional. Dengan 16 di antaranya telah diakui UNESCO, termasuk wayang, batik, keris, gamelan, pantun, hingga tradisi lontar Bali.

Warisan Dunia
Menbud Fadli Zon berfoto bersama para Tamu VIP. (Foto: Iwan)
Bandung sebagai Warisan Dunia

Di acara tersebut, Menbud juga menyatakan dukungannya terhadap prakarsa Pemerintah Kota Bandung. Untuk mengajukan Gedung Merdeka dan kawasan Jalan Asia Afrika sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Gedung Merdeka, menurutnya, merupakan saksi sejarah penting lahirnya Konperensi Asia Afrika (KAA) 1955. Sebuah peristiwa yang menjadi tonggak solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak menentukan nasib sendiri.

“Bandung harus dikenang sebagai kota diplomasi, tempat lahirnya prinsip-prinsip kemanusiaan, anti-kolonialisme, dan solidaritas global,” ucap Fadli.

Ia menambahkan bahwa semangat Konperensi Asia Afrika, atau “Bandung Spirit”, perlu terus dihidupkan. Serta dijadikan inspirasi dalam menghadapi tantangan dunia masa kini, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang semakin tinggi.

Indonesia Harus Kembali Memimpin

Menutup sambutannya, Fadli Zon menyerukan agar Indonesia tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan tersebut dalam kehidupan nyata saat ini.

“Indonesia harus kembali menjadi pemimpin di kawasan Asia dan Afrika. Kita harus menjadi bangsa yang memimpin, bukan sekadar mengikuti,” tegasnya.

Menbud juga menyatakan optimisme bahwa di bawah pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto, Indonesia dapat memainkan peran yang lebih besar di panggung dunia. Terutama dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan perdamaian.

“Semangat Bandung harus diaktualisasikan dalam kehidupan kita hari ini, sebagai semangat untuk keadilan, kemanusiaan, dan kedamaian dunia,” pungkasnya.* (IG)

 

 

Baca juga:Upaya Pelestarian Budaya, BPK Wilayah IX Gelar “Cerita Citarum”

 

Share234Tweet146SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

Lewat Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”, BNN Jabar Gaungkan Perang Lawan Narkoba
Framing

Lewat Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”, BNN Jabar Gaungkan Perang Lawan Narkoba

04/09/2026
TNI AU Peduli: Salurkan Bantuan dari Lanud Husein Sastranegara untuk Korban Bencana NTT
Framing

TNI AU Peduli: Salurkan Bantuan dari Lanud Husein Sastranegara untuk Korban Bencana NTT

03/09/2026
Fifie Rahardja Hadir di PN Bandung Sebagai Saksi Pelapor Usai Tiga Kali Tak Penuhi Panggilan
Framing

Fifie Rahardja Hadir di PN Bandung Sebagai Saksi Pelapor Usai Tiga Kali Tak Penuhi Panggilan

01/09/2026
Jenderal Bintang Tiga TNI AD Pulang Kampung, Ajak 3.000 Warga Ciwidey Bersholawat di HUT RI dan Maulid Nabi
Framing

Jenderal Bintang Tiga TNI AD Pulang Kampung, Ajak 3.000 Warga Ciwidey Bersholawat di HUT RI dan Maulid Nabi

31/08/2026
Next Post
Danpussenkav TNI AD, Resmikan Bengpuskav

Danpussenkav TNI AD, Resmikan Bengpuskav

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GIIAS Bandung 2026: Pameran Otomotif Terlengkap untuk Warga Jawa Barat

GIIAS Bandung 2026: Pameran Otomotif Terlengkap untuk Warga Jawa Barat

05/09/2026
LEPAS E4 EV Hadir dengan Perlindungan Baterai yang Telah Teruji untuk Pengalaman Berkendara yang Lebih Meyakinkan

LEPAS E4 EV Hadir dengan Perlindungan Baterai yang Telah Teruji untuk Pengalaman Berkendara yang Lebih Meyakinkan

05/09/2026
Diresmikan Pemerintah, Fasilitas Manufaktur BYD di Subang Tandai Babak Baru Perjalanan Lokalisasi di Indonesia

Diresmikan Pemerintah, Fasilitas Manufaktur BYD di Subang Tandai Babak Baru Perjalanan Lokalisasi di Indonesia

05/09/2026
Tempat Nongkrong Baru di Arcamanik: Repeat.am Coffee Ramai Ibu Muda dan Gen Z

Tempat Nongkrong Baru di Arcamanik: Repeat.am Coffee Ramai Ibu Muda dan Gen Z

04/09/2026
Lewat Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”, BNN Jabar Gaungkan Perang Lawan Narkoba

Lewat Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”, BNN Jabar Gaungkan Perang Lawan Narkoba

04/09/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Health
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In