Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Framing

Anggota DPR RI Mulyadi Sebut Kebijakan KLH “Hantam Kromo”, Tanpa Kajian Mendalam dan Timbulkan Keresahan Masif

admindestina by admindestina
16/10/2025
in Framing
0
Anggota DPR RI Mulyadi Sebut Kebijakan KLH “Hantam Kromo”, Tanpa Kajian Mendalam dan Timbulkan Keresahan Masif

Anggota DPR RI, Mulyadi (Foto: Ist)

destinasiaNews – Kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel dan menutup sejumlah usaha di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, menuai kritik pedas dan desakan keras dari Anggota DPR RI, Mulyadi.

Politisi Gerindra ini menuding langkah KLH sebagai tindakan “hantam kromo” yang diambil tanpa kajian mendalam, menimbulkan keresahan masif, dan secara brutal menghantam sendi-sendi perekonomian lokal.

Baca Juga

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

“Saya minta kebijakan Menteri ditinjau dan dilakukan kajian. Sekarang ini seperti hantam kromo tanpa melihat dampak sosial-ekonominya,” ujar Mulyadi di Pesona Alam Resort, Kabupaten Bogor, Kamis, (16/10/2025).

Mulyadi menegaskan, KLH gagal memahami karakteristik fundamental kawasan Puncak yang secara total bergantung pada sektor pariwisata dan jasa.

Penutupan paksa hotel, restoran, dan destinasi wisata secara serampangan telah menciptakan krisis sosial dan ekonomi yang serius.

“Banyak masyarakat yang dirumahkan bahkan diberhentikan, hotel dan restoran menurun okupansinya, petani kesulitan menjual sayuran dan buah, dan omzet juga merosot,” ujar Mulyadi.

Data yang Mulyadi terima dari Bupati Bogor menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun drastis mencapai 50–80 persen.

Penurunan ini menjadi alarm keras bahwa tindakan penegakan hukum lingkungan yang dilakukan telah melewati batas kewajaran dan berpotensi melumpuhkan ekonomi daerah.

Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap penegakan hukum bagi pihak-pihak yang jelas merusak lingkungan atau tidak memiliki izin, namun, ia menuntut keadilan bagi pelaku usaha yang sudah beroperasi secara legal.

“Kita apresiasi pemerintah kalau menindak yang tidak berizin dan merusak lingkungan. Tapi kalau sudah berizin dan sesuai regulasi, tolong dibina. Mereka juga warga kita yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan PAD,” tegas Mulyadi.

Desakan Mulyadi ini didasari kekhawatiran atas nasib ribuan warga berpendidikan terbatas yang kini kehilangan mata pencaharian dan sulit mencari pekerjaan alternatif.

Mulyadi menilai, pemerintah telah menciptakan kegaduhan dan menganggap pelaku wisata serta masyarakat setempat sebagai “musuh” alih-alih mitra.

Menyadari situasi yang memanas, Mulyadi mengaku telah mengambil langkah politik strategis, melaporkan kondisi ini kepada pimpinan DPR, pimpinan Komisi, bahkan hingga ke Istana melalui Sekretaris Pribadi Presiden dan Sekjen Partai Gerindra.

Mulyadi juga mengklaim telah berkomunikasi dengan Dirjen Gakkum KLH yang menjanjikan penghentian agenda penutupan dan fokus pada pembinaan, bahkan menyebutkan 11 hingga 15 hotel telah dibuka kembali.

Untuk mencegah gejolak sosial, Mulyadi membuka posko aspirasi, “Kalau tidak ditampung, bisa meledak di jalan. Sudah banyak spanduk dan rencana aksi demo,” ujarnya, mengingatkan pemerintah bahwa stabilitas sosial dan ekonomi harus menjadi pertimbangan utama.

Menutup pernyataannya, Mulyadi menekankan bahwa Puncak adalah ikon wisata nasional dan sumber kehidupan.

“Kita berterimakasih pada pemerintah yang menertibkan pelanggaran. Tapi jangan semua dipukul rata. Puncak ini bukan hanya tempat wisata, tapi juga sumber kehidupan masyarakat,” pungkas Mulyadi menyerukan agar pemerintah bersikap arif dalam menjaga iklim investasi dan keberlangsungan hidup warga Bogor. (HRS/Rls/dtn)

Share234Tweet146SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara
Framing

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara

23/09/2026
Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU
Framing

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

22/09/2026
Kaukus Ketokohan Jabar: Bambang Hendroyono Sosok Tepat Pimpin Kementerian Kehutanan
Framing

Kaukus Ketokohan Jabar: Bambang Hendroyono Sosok Tepat Pimpin Kementerian Kehutanan

11/09/2026
Perkara Fei Febriyanti SR, Kuasa Hukum Gazi Luthfi Pertanyakan Hasil Audit
Framing

Perkara Fei Febriyanti SR, Kuasa Hukum Gazi Luthfi Pertanyakan Hasil Audit

08/09/2026
Next Post
PT Chery Sales Indonesia: Genjot Jaringan Layanan Premium, Kini Hadir Lebih Dekat dengan Konsumen di Tangerang Selatan

PT Chery Sales Indonesia: Genjot Jaringan Layanan Premium, Kini Hadir Lebih Dekat dengan Konsumen di Tangerang Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LEPAS Ajak Pengguna Global Berbagi Cerita tentang Makna Elegansi melalui #MyEleganceMoment

LEPAS Ajak Pengguna Global Berbagi Cerita tentang Makna Elegansi melalui #MyEleganceMoment

20/10/2026
Arista Group Resmi Buka Diler BYD & DANZA di 20 Titik Strategis, Berdiri Megah Arista PIK 2 Menjadi yang Terbesar

Arista Group Resmi Buka Diler BYD & DANZA di 20 Titik Strategis, Berdiri Megah Arista PIK 2 Menjadi yang Terbesar

20/10/2026
Persib Comeback Dramatis 3-1 di Bangkok, IWP DPRD Jabar Gelar Nobar di Rooftop

Persib Comeback Dramatis 3-1 di Bangkok, IWP DPRD Jabar Gelar Nobar di Rooftop

09/10/2026
LEPAS Perluas Pengalaman Premium Lifestyle Mobility di Jakarta melalui LEPAS Asco Fatmawati

LEPAS Perluas Pengalaman Premium Lifestyle Mobility di Jakarta melalui LEPAS Asco Fatmawati

08/10/2026
Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Semarang 2026

Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Semarang 2026

03/10/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Health
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In