Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Framing

Dari Gang Sempit Bandung, Lima Komunitas Ini Bicara Pangan dan Iklim: “Kami Bergerak Saat yang Lain Sibuk Bicara”

admindestina by admindestina
06/04/2026
in Framing
0
Dari Gang Sempit Bandung, Lima Komunitas Ini Bicara Pangan dan Iklim: “Kami Bergerak Saat yang Lain Sibuk Bicara”

Bergaya bersama 'Lima Komunitas Cekungan Bandung' melawan lupa ketahanan pangan dan perubahan iklim yang bisa menjadi marabahaya sejagat. (Foto: Rivansyah Dunda)

destinasiaNews — Di tengah riuhnya perdebatan soal krisis global, sekelompok warga di sudut Kota Bandung memilih jalan sunyi: bergerak.

Minggu (5/4/2026), lima komunitas dari kawasan Cekungan Bandung berkumpul di Pelataran RW 02 Gempolsari, Bandung Kulon, dalam forum Halal Bihalal Lima Komunitas. Pertemuan ini tak sekadar silaturahmi, melainkan ruang bertukar gagasan tentang ketahanan pangan dan perubahan iklim—dua isu yang kian dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

Inisiator kegiatan, pegiat lingkungan Ramalis Sobandi, menyebut pertemuan ini sebagai langkah awal menghidupkan kembali gerakan kolektif warga.

“Perubahan itu tidak harus menunggu dari atas. Justru dari bawah, dari komunitas yang mau bergerak,” ujarnya.

Lima komunitas yang terlibat yakni Komunitas Karasa Bandung (RW 02 Gempolsari/Cijerah), Komunitas Ruang Riung Ceria (Rancaekek Wetan), Komunitas RDTS Tamansari, Komunitas Jasmine Integrated Urban Farming (Antapani Tengah), serta Komunitas Mitra Dago (MIGOKUPEDULI).

Kolase foto Ramalis Sobandi (busana merah) bersama para Ketua Komunitas saat meninjau pemberdayaan tata ruang di RW 02 Gempol Sari, Bandung Kulon, Kota Bandung – dalam 2 tahun terakhir sudah ada perubahan mindset terhadap lingkungan dan aneka problemanya. (Foto: Rivansyah Dunda)

Ketika Krisis Terasa Nyata di Level Warga

“Kita menghadapi situasi yang tidak baik-baik saja. Dampaknya terasa sampai ke bawah, terutama soal ekonomi dan pangan,” katanya.

Bagi komunitas-komunitas ini, krisis bukan sekadar wacana global. Ia hadir dalam bentuk yang konkret—akses pangan sehat, pengelolaan lingkungan, hingga keberlangsungan ekonomi warga.

Dari Sampah Jadi Sumber Nilai

Salah satu contoh datang dari Komunitas Jasmine Integrated Urban Farming di Antapani. Ketua KSM-nya, Doddi Iryana Memed, menjelaskan bagaimana perubahan dimulai dari hal sederhana: pengolahan sampah.

“Kami mulai sejak 2019, dari bawah, bersama warga. Dari situ muncul nilai ekonomi yang bisa dirasakan langsung,” ujarnya.

DR Elisa Tulla Bertuzzo – Peserta sangat antusias bertukar pengalaman dan mengasah pemikiran lepas dari Krisis sehari-hari ekonomi dan perubahan lingkungan. (Foto: Rivansyah Dunda)

Kini, kawasan tersebut justru menjadi rujukan bagi pegiat lingkungan, tidak hanya dari Bandung dan Jawa Barat, tetapi juga dari luar negeri.

Gang yang Dulu Terbengkalai, Kini Jadi Ruang Publik

Di lokasi kegiatan, peserta juga melihat langsung penataan brandgang di RW 02 Gempolsari. Gang yang sebelumnya terabaikan kini mulai ditata menjadi ruang publik yang lebih hidup—dihiasi mural, tanaman, dan sentuhan artistik lainnya.

Dosen tamu program DAAD di UPI, Dr. Elisa Tulla Bertuzzo, yang hadir dalam kegiatan ini, menilai apa yang dilakukan warga memiliki dampak nyata.

“Antusiasme mereka terasa. Ini bukan sekadar diskusi, tapi praktik langsung yang bisa ditiru,” ujarnya.

Dari Tidak Terurus, Kini Tumbuh Harapan

Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh warga. Ketua PKK RW 02 Gempolsari, Arum, mengaku lingkungan mereka dulunya terbengkalai.

Sebagian peserta santai sejenak berlatar tembok yang dihiasi mural tematis dan estetis karya pemuda setempat dan dari luar daerah. (Foto: Rivansyah Dunda)

“Sekarang warga mulai sadar untuk menata dan menghijaukan. Bahkan sudah mulai berpikir ke arah pemberdayaan ekonomi,” katanya.

Wendy R dari Komunitas Karasa menambahkan, pertemuan ini memberi energi baru.

“Kami merasa tidak sendiri. Ada dorongan untuk terus bergerak,” ujarnya.

Di tengah dunia yang sering bising oleh wacana, langkah kecil dari gang sempit di Bandung ini justru menyampaikan pesan sederhana: perubahan tidak selalu datang dari pusat kekuasaan, tetapi dari warga yang memilih untuk tidak diam. (HS/RD/dtn).

Share234Tweet147SendSend
admindestina

admindestina

Artikel Lain

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara
Framing

JPU Tuntut Pegiat Lingkungan Fei Febrianti SR 3 Tahun Penjara

23/09/2026
Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU
Framing

Perkara Fei Febrianti SR Masuk Sidang Ke-8, 273 Dokumen Diserahkan ke JPU

22/09/2026
Kaukus Ketokohan Jabar: Bambang Hendroyono Sosok Tepat Pimpin Kementerian Kehutanan
Framing

Kaukus Ketokohan Jabar: Bambang Hendroyono Sosok Tepat Pimpin Kementerian Kehutanan

11/09/2026
Perkara Fei Febriyanti SR, Kuasa Hukum Gazi Luthfi Pertanyakan Hasil Audit
Framing

Perkara Fei Febriyanti SR, Kuasa Hukum Gazi Luthfi Pertanyakan Hasil Audit

08/09/2026
Next Post
Perasaan Haru Iringi Pemakaman Mayor Zulmi, Prajurit Berprestasi TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian

Perasaan Haru Iringi Pemakaman Mayor Zulmi, Prajurit Berprestasi TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LEPAS Ajak Pengguna Global Berbagi Cerita tentang Makna Elegansi melalui #MyEleganceMoment

LEPAS Ajak Pengguna Global Berbagi Cerita tentang Makna Elegansi melalui #MyEleganceMoment

20/10/2026
Arista Group Resmi Buka Diler BYD & DANZA di 20 Titik Strategis, Berdiri Megah Arista PIK 2 Menjadi yang Terbesar

Arista Group Resmi Buka Diler BYD & DANZA di 20 Titik Strategis, Berdiri Megah Arista PIK 2 Menjadi yang Terbesar

20/10/2026
Persib Comeback Dramatis 3-1 di Bangkok, IWP DPRD Jabar Gelar Nobar di Rooftop

Persib Comeback Dramatis 3-1 di Bangkok, IWP DPRD Jabar Gelar Nobar di Rooftop

09/10/2026
LEPAS Perluas Pengalaman Premium Lifestyle Mobility di Jakarta melalui LEPAS Asco Fatmawati

LEPAS Perluas Pengalaman Premium Lifestyle Mobility di Jakarta melalui LEPAS Asco Fatmawati

08/10/2026
Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Semarang 2026

Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Semarang 2026

03/10/2026

Menu

  • Airport
  • Apartement
  • Campus to Campus
  • Destinasi
  • Entertainment
  • Framing
  • Health
  • Healty & Sporty
  • Hotel
  • Life Style
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Technologi
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber

© 2026 Destinasianews -

No Result
View All Result
  • Framing
  • Life Style
  • Healty & Sporty
  • Campus to Campus
  • Hotel
  • MICE
  • Nice Culinaire
  • Wisata
  • Teknologi

© 2026 Destinasianews -

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In