destinasiaNews – Jurnalis Bela Negara (JBN) Jawa Barat menegaskan komitmen menjaga nilai kebangsaan dan kearifan lokal lewat kehadiran di acara “Silaturahmi & Tasyakur Binni’mah Milangkala Ramandha Adhitiya Alam Syah (Abah Alam) ke-84”. Acara berlangsung khidmat di GOR Siliwangi, Balai Prajurit Siliwangi, Gunung Bohong, Kota Cimahi, Senin 4/5/2026.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun sesepuh Jawa Barat. Acara juga menjadi momentum strategis bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk memperkuat sinergi lintas sektoral di tatar Sunda.
Ketua DPD JBN Jawa Barat, Syahadat Akbar, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Abah Alam dalam menjaga marwah budaya dan persatuan.
Menurutnya, semangat “Cageur, Bener, Pinter, Singer, Jujur, Akur” yang menjadi landasan acara selaras dengan nafas perjuangan Jurnalis Bela Negara.
”Kehadiran kami bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa dan sesepuh Jabar. Bagi JBN, bela negara tidak selalu identik dengan angkat senjata, tetapi juga menjaga silaturahmi, menghormati nilai budaya, dan memastikan kondusivitas informasi di tengah masyarakat,” ujar Syahadat Akbar di lokasi acara.
Dirinya hadir mendampingi Ketua JBN Kang Igun dan Sekjen Bagoes Rintohadi. – Figur seperti Abah Alam merupakan perekat sosial penting bagi keutuhan NKRI di tingkat regional katanya menambahkan.
Syahadat Akbar menekankan peran jurnalis dalam mengawal narasi positif yang membangun karakter bangsa.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan TNI/Polri, hingga organisasi kemasyarakatan. Suasana tasyakuran berlangsung hangat dengan pesan moral tentang kejujuran dan persatuan sebagai poin utama.
Bagi JBN DPD Jawa Barat, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang penguatan internal organisasi. Syahadat Akbar berharap sinergi antara jurnalis, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan terus ditingkatkan demi kepentingan publik.
”Kami ingin memastikan JBN tetap menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi edukatif dan konstruktif, sembari terus bersinergi dengan tokoh daerah untuk menjaga stabilitas keamanan dan sosial di Jawa Barat,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri doa bersama untuk kesehatan Abah Alam serta kemajuan Jawa Barat. Lewat semangat Milangkala ini, seluruh pihak diharapkan terus berkontribusi bagi bangsa sesuai kapasitas masing-masing. (*Red)









